Rabu, 20 Juni 2012

contoh lamaran kerja


Jakarta, June  23 2011

To : Resources Department Manager
PT. Kosindo Makmur
Jl. Pedati  Raya N0.12
Jakarta


Dear Sir,

I wish to apply for the position of Manager Financial that was advertised on Jakarta Pos, May 25, 2011.

This is my biodata :
Name                                                :  Mohammad Reza Suryadinata
Date                                                  :  12 june 1993
Address                                             :  Jl. Cibubur 7 no. 70
Last Education                                  :  S1 management of Guna darma university

I have over one year experience as an Manager with PT. Freepot indonesia and have experience of a wide variety of pattern techniques. My computer skills are very good, and I have an excellent record as a reliable, productive employee.

I am looking for new challenges and the posistion of Manager Personalia  sounds the perfect opportunity. Your organisation has an enviable record innovation in investor financial cosultant, and an excellent reputation as an employer, making the position even more attractive.

I enclose my CV for your inspection and look forward to hearing from you soon. I am available for interview at your convenience


Sincerely yours,


Reza Suryadinata

contoh membuat cv

PERSONAL DETAILS
NAME                                   : Mohammad Reza Suryadinata
ADDRESS                             : Jl. Cibubur 7 No.70 RT006/04 Jakarta Timur
TELEPHONE                        : 0812 123 456
E-MAIL                                 : Suryadinatareza@gmail.com
DATE OF BIRTH                  : 12 Juni 1993                                                  

EDUCATION
1.      1998 to 2004 SDN 01 Cibubur (Elementary school)
2.      2004 to 2007 SLTP 49 Jakarta (junior high school)
3.      2007 to 20010 SMU 62 Jakarta (senior high school)

NON-FORMALEDUCATION
1.      2004 to 2007 course in LPIA
2.      2007 to 2011 course in GANESHA OPERATION

SEMINAR & WORKSHOP
  1. Participant in Workshop Perakitan Komputer dan Wireless to Campus at Fakultas MIPA  Gunadarma University 2011
  2. Participant in Pelatihan Penulisan ilmiah Depok 2011
  3. Participant in Workshop Economic of syariah

Rabu, 21 Maret 2012

Tulisan Tentang ekonomi


How to overcome and prepare for hyperinflation
The next depression will be 20 to 30 years and make the first depression look like a picnic.  Hyperinflation will be the beginning and the true economic impact will take a very long time to correct.  These steps will help you weather the economic storm.
Pay off your debt – As prices increase keeping up with payments will be extremely difficult.  Too much debt will force you to lose your home, vehicles, and you will struggle to make ends meet.  You will need all the money you make just to buy food.  Avoid large homes, credit card debt, excess student loans,  and new car purchases.
Buy tangible goods – While gold and silver play a role in shifting to a new currency don’t overlook things you can use in the shorterm.  Barter will be popular again and having long term food storage,  kerosene, medical supplies, seeds, and luxuries like toilet paper or chocolate can help you when there are shortages.   In the mid term gold and silver will be very important but don’t over look the basics of daily life.
Invest in things that are inflation resistant – Invest in economic sectors that can raise their prices or adjust their value as the prices increase.  Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS), commodities (like oil and metals), and real estate are generally safe bets to overcome inflation.  Make sure your loans have fixed interest rates.  Expect to pay extremely high interest rates (in the 20% range) and expect to put much larger down payments down.
Strengthen the family – Family ties and local communities/churches will help those that are struggling (sorry government programs will not be there to help; think Katrina).    Those on fixed income or welfare will be the hardest hit by economic problems.  The traditional family unit has stood the test of time for good reason.  Grandma and grandpa will be moving in and you might need to take care of your siblings too.

Sumber : google

Jumat, 30 Desember 2011

manusia dan kegelisahan


               Manusia dan kegelisahan
selama hidupnya, manusia pasti pernah mengalami kegelisahan baik intensitasnya sering ataupun jarang, apalagi di era globalisasi seperti saat ini yang membutuhkan tingkat kompetitifitas yang tinggi untuk hidup di dalamnya. kegelisahan sendiri berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir,tidak senang tidak sabar, cemas sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. sedangkan kita dapat mengetahui tanda tanda bahwa seseorang mengalami ketegang adalah dari tingkah lakunya.
termasuk kegagalan dalam kehidupan, kegagalan atau tidak berhasil maka secara langsung otak kita akan terkoneksi dengan yang direspon “Kegagalan dan permasalahan”. Dengan kata lain terkoneksi dengan hati, perasaan dan pikiran. Baik disadari atau tidak disadari. Begitu pula jika yang telah dilakukan telah memcapai titik maksimum dan berhasil maka kita sendiri tidak luput dari permasalahan dan kegelisahan, sebagai conth kegelisahan untuk mempertahankannya dan sebaginya.

manusia dan harapan


                      Manusia dan Harapan

Maka bila manusia yang hidup tanpa harapan pada hakekatnya dia sudah mati. Harapan bukanlah sesuatu yang terucap dimulut saja tetapi juga berangkat dari usaha. Dia adalah ke-cenderungan batin untuk membuat sebuah rencana aksi, peristiwa, atau sesuatu menjadi lebih bagus. Sederhananya, harapan membuat kita berpikir untuk melakukan sesuatu yang lebih baik untuk meraih sesuatu yang lebih baik.
Harapan dan rasa optimis juga memberikan kita kekuatan untuk melawan setiap hambatan. Seolah kita selalu mendapatkan jalam keluar untuk setiap masalah. Seolah kita punya kekuatan yang lebih untuk siap menghadapi resiko. Ini kita sebut sebagai perlawanan. Orang yang hidup tanpa optimisme dan cenderung pasrah pada realita maka dia cenderung untuk bersikap pasif, Oleh karena itu dalam makalah ini kita dapat mengetahui lebih dalam tentang manusia dan harapan.

Senin, 26 Desember 2011

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Tanggung Jawab adalah suatu perilaku yang menunjukan bahwa dia sadar dan siap dalam menerima resiko dari apa yang dia lakukan. Manusia pada dasarnya memiliki tanggung jawab. karna apabila manusia tidak mempunyai sikap tanggung jawab, maka manusia tersebut akan menerima resikonya. Contohnya Presiden : sebagai seorang presiden, tanggung jawab nya sangat besar. karena apa yang dia lakukan pasti di respon oleh masyarakat, bangsa dan negaranya. Apabila seorang presiden berperilaku tidak baik maka masyarakat bisa demo bahkan menurunkan presiden tersebut bila tidak bertanggung jawab. seperti mantan presiden soeharto yang tidak bisa bertanggung jawab karna kasus korupsi

manusia dan tanggung jawab merupakan sesuatu yang pasti dimilki oleh masing-masing manusia yang diberikan oleh Tuhan. bagaimanapun manusia tersebut pasti masih ada saja yang tidak ada tanggung jawabnya atas perilakunya karena takut dengan resikonya. dan itulah sikap yang harus dibuang dari sikap manusia tersebut.

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

        Manusia memiliki pandangan hidup masing-masing. Pandangan hidup tersebut tergantung dari apa yang manusia itu sendiri pikirkan. Apabila manusia itu memikirkan menjadi seorang PEMULUNG maka pandangan hidup orang tersebut akan menjadi seorang pemulung. begitupun juga perilakunya. Seorang manusia mebutuhkan waktu yang lama dalam memilihi pandangan hidup mereka. karena dalam memilih pandangan hidup, manusia harus kearah yang lebih baik. kalau tidak bisa bisa jadi mengarah yang ke negatif.

Pandangan hidup bisa juga disebut sebagai suatu ideologi yang dipercaya atau dianut oleh sekelompok orang, atau bangsa atau negara tertentu. Landasan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan negara yang berdasarkan ideologi tersebut. Dan biasanya apabila pandangan hidup sudah dijadikan ideologi negara, pasti pandangan hidup tersebut sudah pasti mengarah positif.

kesimpulan dari saya, manusia sangat memerlukan pandangan hidup. karena pandangan hidup merupakan landasan atau ideologi dari manusia tersebut.